Menggunakan merek profil aluminium ternama seperti Alexindo atau YKK AP tidak menjamin hasil sempurna bila dikerjakan oleh tukang yang kurang berpengalaman. Dalam standar mutu konstruksi bangunan, presisi ukuran dan ketepatan prosedur adalah kunci mutlak keberhasilan instalasi pintu dan jendela.
1. Mengabaikan Pengecekan Waterpass Siku dan Level
Opening dinding bata yang miring bila dipaksakan akan membuat kusen terpelintir. Akibatnya, daun pintu bergesekan dengan lantai atau jendela tidak bisa ditutup rapat. Sebelum kusen dipasang, teknisi profesional selalu memeriksa kesikuan dan kelurusan opening sebagaimana ketelitian pada pengecekan level pondasi bangunan.
2. Memasang Kusen Sebelum Pekerjaan Semen Kering
Cipratan adukan semen basah mengandung zat alkali tinggi yang dapat merusak lapisan cat anodized aluminium bila tidak segera dibersihkan. Kusen aluminium idealnya dipasang pada tahap finishing akhir.
3. Menggunakan Lem Sealant Asam Murahan
Penggunaan sealant asam berbau cuka akan mengikis lapisan cat dan merusak plesteran dinding sekeliling kusen. Wajib hukumnya menggunakan Neutral Silicone Sealant grade arsitektural.
4. Lupa Membuat Lubang Tiris Air (Weep Hole)
Pada jendela geser dan jendela casement luar, parit kusen bawah wajib diberi lubang pembuangan air agar tempias hujan tidak meluap ke dalam ruangan.
5. Mengurangi Jumlah Sekrup Fisher Pengunci
Pengurangan sekrup pengunci ke dinding bata membuat kusen goyang saat daun pintu kaca berayun kencang tertiup angin badai.
Untuk memastikan hasil pemasangan kusen aluminium, pintu sliding, pintu lipat, dan jendela casement rumah Anda kokoh, kedap suara, dan anti tempias air hujan, percayakan selalu pengerjaannya kepada tim tukang spesialis bersertifikat di wilayah layanan Klaten, Yogyakarta, dan Surakarta.
Tanya Jawab Seputar Topik Ini
Butuh Tukang Kusen Profesional Terdekat?
Kami melayani survei lokasi (kompensasi Rp 150.000 / sesuai kesepakatan) dengan harga yang dapat dinegosiasikan sesuai kebutuhan di lapangan: